Home Nasional Jawa barat Majalengka Keislaman Aswaja Khutbah Opini Sejarah BIOGRAFI MWC NU BANOM LEMBAGA PC NU Pendidikan PONPEST Serba - serbi DOwnload

MWCNU Argapura dan LBM NU Gelar Bahtsul Masail Terkait Mukena

MWCNU Argapura dan LBM NU Gelar Bahtsul Masail Terkait Mukena
Situs Resmi NU Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat, www.numajalengka.or.id
Situs Resmi NU Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat, www.numajalengka.or.id

NU MAJALENGKA ONLINE--Memperingati hari lahir (Harlah) Nadhlatul Ulama (NU) ke-95,Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PCNU Kabupaten Majalengka, MWCNU Kecamatan Argapura dan DKM mesjid Raudlotul Jannah, menggelar seminar praktek ubudiyyah bertempat di masjid setempat, Desa Argalingga Kecamatan Argapura.

 

Kegiatan ini dihadiri kepala desa, para kiai, tokoh masyarakat, jajaran pengurus PCNU Majalengka, mustasyar, rois suriyah, ketua tanfidziyah, banom dan lembaga MWC-NU se-kec Argapura.

 

Acara diawali dengan pembukaan berupa pembacaan tawasul atau hadroh dipimpin oleh KH Idi selaku kasepuhan desa setempat. Kemudian, dilanjutkan pembacaan yat suci Al-Quran oleh Kiai Ceceng Alimin, dan sholawat Annahdiyyah dipimpin K.Ase Hasan Basri selaku wakil tanfidzi MWCNU Argapura serta kegiatan keagamaan lainnya.

 

Ketua MWC Argapura Kiai Asep Haromain menuturkan, kegiatan ini merupakan safari dakwah MWC NU Kec Argapura yang pertama setelah dilaksankaan musyawarah kerja cabang (Muskercab) di PCNU kab Majalengka.


"Safari dakwah dan seminar ini merupakan salah satu langkah LBM dan MWCNU Argapura dalam melaksanakan program kerjanya. Harapannya, eksistensi LBM dan kehadiran MWCNU bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,"katanya.


Sekretaris Umum LBM PCNU kab Majalengka Asep Syarifatul Mustofa menambahkan,seminar praktek ubudiyyah ini merupakan salah satu visi-misi, untuk menjaga dan melestarikan paham ahlussunah wal jamaah An Nahdiyyah, terutama dalam praktik-praktik ubudiyyah dalam aktivitas sehari-hari.

 

"Pada seminar ini kami fokus pada pembahasan tata cara menggunakan mukena yang sesuai dengan madzhab Imam Syafi'i, agar pada praktek shalat sesuai dengan ajaran agama,"katanya kepada numajalengka.or.id, Sabtu (30/1/2021).

Harapan lainnya, lanjut dia, para prempuan warga nahdliyyin di Kecamatan Argapura berhati-hati dalam penggunaan mukena. Sehingga dalam praktik shalatnya bisa sempurna.


Dijelaskan, tema penggunaan mukena menjadi pembahasan karena pesatnya perkembangan mode,jenis pakaian yang diproduksi dan model mukena. Seperti mukena yang dihiasi bordil berlubang, hingga mukena potongan yang tampak lebih bergaya dan praktis digunakan.Akibatnya auratnya tidak sempurna. Berangkat dari persoalan tersebut, kata dia, perlu mengadakan seminar atau pembelajaran tentang tata cara menggunakan mukena atau rukuh sesuai dengan aturan fiqih atau sesuai syarat shalat.

 

"Alhamdulillah dan terima kasih kepada semua pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam mensukseskan acara seminar dan safari dakwah ini. Semoga kegiatan ini menjadi amal kebaikan dan keberkahan dari Allah SWT,"ucapnya.

 

Pada pertemuan itu juga, MWCNU Kec Argapura menyalurkan donasi bantuan untuk pembangunan mesjid setempat, yang sedang dalam tahap akhir.(LTN NU Majalengka).